Wednesday, April 7, 2010

Hindari Pencurian Keyword dengan Stats Counter

Agar “kompetitor” tidak berhasil untuk mencuri keywords, yg harus kita lakukan adalah mengamankan / utak-atik stat counter / situs tracking kita. Hampir semua stat counter terkenal memungkinkan penggunanya untuk melihat jumlah unik visitor, jumlah pageviews dan juga referrals, lokasi (negara,kota,isp) dan lain-lainnya.
Yang paling berbahaya adalah pada bagian refferals. Di sana akan ditampilkan link dari search engine beserta dengan keywords pengunjung blog / website kita, misalnya dari google, yahoo, live dan lain-lainnya. Misalnya saja pengunjung kita mencari kata “proxy server other country”, maka dari google akan didapatkan link:

http://www.google.com/search?hl=el&q=proxy+server+other+country.
Dari keywords inilah, kompetitor bikin membuat sebuah artikel berjudul tepat seperti keywords yang seperti dicari oleh pengunjung yang nyasar ke website / blog kita. Peringkat kita yang mungkin berada di puncak SERP bisa tergeser menjadi peringkat kedua karena kecocokan judul yg ditampilkan oleh kompetitor / lawan.
Itu dia ilustrasi singkatnya. Lalu bagaimana formula untuk menghindarkan blog kita dari pencurian keywords yang dilancarkan oleh para kompetitor? Yang harus kita sadari pertama-tama adalah stats counter / stats tracking yg kita pakai adalah jendela bagi kompetitor untuk mengintip keywords kita. Jadi untuk menghindarkan diri dari orang yang ingin mencuri keywords adalah dengan mengamankan “jendela” yaitu dengan mengakali /utak-atik stats counter tanpa mengacaukan laporan statistik pengunjung website kita.
Tips-tips dibawah ini bisa dipakai (saya berharap anda cukup fasih, paling tidak menguasai dasar-dasar HTML).
1. Mengupgrade akun ke yang berbayar, biasanya disedikan pilihan paket premium sehingga membutuhkan password utk mengakses laporan statistik web.
2. Menghapus link statistik counter / tracking, yang ditampilkan hanya imagenya saja ataupun javascript tanpa link – anchor a.
Trik seperti ini saya pakai bukan karena pelik membacklink stats counter, tapi dikarenakan ingin menghilangkan jejak para penguntit. Tetapi saya akui, ini bukan cara yang baik, kompetitor tetap bisa menguntit dengan view source halaman kita dan kemudian mereka tetap bisa mentracking link asli kita dari ID kita.
3. Memperkecil pixel gambar stats counter sampai ukurannya tidak terlalu mencolok, tapi jgn sampai 1px x 1px, itu akan membawa masalah dengan search engine krn akan dikira SEO curang.
4. Membuat iframe dengan ukuran yang sama dengan ukuran image statistik counter / tracking. Kita cukup membuat sebuah halaman kosong ekstra yang hanya berisikan kode-kode html stats counter yang disedikan oleh penyedia stats counter tersebut. Iframe ke halaman baru itulah yang diletakkan di blog, bukan script yang disediakan.
5. z-index – untuk menimpa sebuah objek HTML dengan objek HTML lainnya. Anda harus menguasai kode HTML untuk mengetahui hal ini lebih dalam. Timpalah objek stats counter yg berupa gambar kita dengan gambar lain yang lebih besar.
6. display:none dan visibility:hidden merupakan teknik kuno yg juga bisa menyembunyikan keywords untuk memanipulasi search engine (tapi sudah kadaluarsa), untuk menutup stats counter, masih dipakai beberapa blogger.
7. Jangan menggunakan situs ppc yang mentracking refferer blog kita., salah satu contoh adalah exitjunction. Mereka akan mengenerate halaman bagi mereka sendiri dengan mencuri keywords dari blog kita yang menggunakan script yg disediakan.
Setelah membaca ulasan ini, semoga anda lebih bijak mengamankan blog dari pencurian keywords.

0 comments:

Post a Comment