Wednesday, March 24, 2010

Tentang SEO Organik

Anda tertarik dengan teori yang dikemukakan orang-orang yang membicarakan SEO organik? Apakah dengan mengikuti teori SEO organik artinya pekerjaan anda lebih ringan? Karena tidak ada yang mengetahui secara persis sistem mesin pencari – saking dirahasiakannya, bahkan programmer-programmer yang bekerja untuk sistem pencari hanya mengetahui sebagian kecil saja – ada banyak orang yang mengemukakan pendapat sesuai penaglaman dan jalan pikirannya sendiri-sendiri. Pada prinsipnya metode SEO organik hanyalah sedikit berbeda. Dalam SEO organik, kita tidak menggunakan metode atau teknologi yang umum dipakai, misalnya melakukan submit ke berbagai mesin pencari. Lebih jauh, praktisi SEO organik murni juga menghindari pemakaian SEO berbayar seperti PPC. Sebaiknya jangan terjebak dengan teori-teori seperti ini, berfikirlah sederhana, SEO adalah SEO.

Masing-masing penganut teori SEO organik memiliki definisi yang sedikit berebda-beda.  Tetapi secara umum mengacu kepada emngoptimasi isi sehingga dapat menarik baik bagi manusia maupun crawler, juga menyangkut link hanya jika memang dinilai bermanfaat bagi pengunjung.  Yang dilakukan dalam optimasi isi, tetap mengacu pada optimasi elemen-elemen yang sama seperti penggunaan tag, kata kunci, dan sebagainya. Hanya pendekatannya saja yang lebih menujukan pada mengoptimasi website kemudian membiarkan mesin pencari untuk membaca dan me-ranking dengan sendirinya.
Jika anda mulai berfikir bahwa ini adalah jalan yang terbaik, pertimbangkanlah kembali. Benar tidak selalu baik. Pada prinsipnya, jika and membuat dan mengoptimasi website dengan baik, kemudian membiarkanya begitu saja, cepat atau lambat akan dikunjung dan di-index oleh mesin pencari. Kapan dan bagaimana rankingnya itu persoalan lain...gitu aja dulu...

0 comments:

Post a Comment